Blog Archive

Supported By

CO.CC:Free Domain

Web Hosting

Saturday, October 1, 2011

Manual Basic Winbox Mikrotik

Saturday, October 1, 2011
0 komentar
www.blog-zone.info
Winbox adalah utilitas kecil yang  memungkinkan pemberian Mikrotik RouterOS
menggunakan GUI cepat dan sederhana. Win32 asli, tapi dapat dijalankan di Linux dan  Mac
OSX menggunakan Wine.

Semua fungsi Interface Winbox adalah sebagai sedekat mungkin dengan fungsi Console, itu sebabnya tidak a da bagian Winbox di manual.

Beberapa konfigurasi penting canggih dan sistem yang tidak mungkin dari winbox, seperti perubahan alamat MAC pada sebuah Interface.

Download Tulisan Lengkap di sini
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Reddit

read more

Tuesday, March 8, 2011

Remote Desktop di Windows Xp

Tuesday, March 8, 2011
0 komentar
www.blog-zone.info

Remote desktop di windows XP

Di windows XP terdapat fasilitas yang dinamakan Remote Desktop Connection. Apa kegunaannya? fasilitas ini berfungsi untuk mengendalikan komputer yang berada di jaringan, seolah olah komputer yang dikendalikan tersebut berada satu komputer dengan komputer yang sedang anda gunakan.
Prinsipnya mirip seperti trojan pada jaman dulu, dimana anda bisa mengendalikan komputer jarak jauh, tetapi bedanya dengan trojan anda harus mempunyai account yang sah pada komputer yang hendak anda remote.
Software semacam ini sering disebut software remote control, selain Remote Desktop Connection bawaan windows masih banyak software remote control lainnya antara lain Radmin, RealVNC, TightVNC, UltraVNC, pcAnywhere, dan lain lain. Pada artikel ini saya akan menjelaskan cara menggunakan Remote Desktop Connection di windows XP.
Untuk menjalankan Remote Desktop, pada komputer host (komputer yang hendak di-remote) perlu disetting terlebih dahulu, berikut ini langkah langkahnya :
  1. buka Control Panel (Category View)
  2. pilih Performance and Maintenance
  3. pilih System
  4. maka akan muncul System Properties
  5. klik tab Remote
  6. lihat bagian Remote Desktop
  7. lalu centang Allow users to connect remotely to this computer
  8. klik Apply lalu Ok
Remote Desktop
Perlu diingat anda membutuhkan sebuah user account (beserta passwordnya) pada komputer host untuk bisa me-remote komputer tersebut dari komputer client. Untuk menambahkan user yang diizinkan melakukan remote, klik tombol Select Remote Users.
Nah, sekarang pada computer client anda bisa login untuk mengendalikan komputer host. Caranya buka menu Start > All Programs > Accessories > Communications > Remote Desktop Connection. Maka akan muncul tampilan berikut.
Remote Desktop
Disini anda wajib mengisi alamat IP komputer host, username dan password account anda. Pada isian domain anda bisa mengisikan nama komputer host, tetapi isian ini boleh dikosongkan.
Jika anda menggunakan jaringan kabel LAN, klik tab Experience lalu centang bagian Desktop background supaya background dari komputer yang diremote bisa muncul.
Untuk memulai koneksi klik tombol Connect, jika semuanya lancar maka seharusnya desktop komputer host akan muncul dihadapan anda sekarang.

Referensi : http://www.kadekbagus.com/remote-desktop-di-windows-xp.html
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Reddit

read more

Setting Share Folder Windows XP dan Vista

0 komentar
www.blog-zone.info

Membuat Share Folder (Windows XP dan Vista)

Biasanya komputer yang sudah terpasang jaringan, untuk bisa saling berkomunikasi disetiap komputer tersebut ada folder ataupun printer yang sudah di sharing sebelumnya. Keuntungannya adalah memudahkan kita untuk melakukan pencetakan, mengambil atau menyimpan file-file yang diperlukan tanpa harus mendatangi ke tempat komputer tersebut berada. Tetapi perlu diperhatikan bahwa tidak semua file ataupun data tersebut aman, ataupun sudah bebas dari virus misalnya. Bahkan bisa terjadi file atau data yang ada dengan kondisi dalam folder tersebut tersharing bisa hilang ataupun berubah isinya, apalagi jika file atau data tersebut penting, tentunya akan merepotkan kita.

Apabila kita mempunyai file atau data dan ingin di share / dimanfaatkan oleh orang lain dan orang tersebut hanya bisa membaca atau mengambil tetapi tidak bisa merubah isi file atau data aslinya didalam folder tersebut. Maka pastikan bahwa pilihan sharing pada folder tersebut hanya read, bukan full control. Disamping itu perlu diketahui juga siapa dan group apa saja yang akan bisa membaca ataupun mengakses file atau data tersebut. Berikut ini di uraikan cara melakukan sharing folder pada Windows XP dan Vista.

Share Windows XP
Penjelasan masing-masing share permission dan group sebagai berikut:
  • sharing folder dengan pilihan read berarti file yang berada pada folder tersebut hanya bisa dibaca, tidak bisa dirubah maupun di execute didalam lokasi folder yang sama.
  • sharing folder dengan pilihan Change berarti file file yang berada pada folder tersebut bisa dibaca, bisa dirubah maupun di execute isi didalam folder itu, tetapi tidak bisa menghapus foldernya.
  • sharing folder dengan pilihan Full Control berarti file file yang berada pada folder tersebut secara penuh bisa melakukan apa saja (membaca, merubah, menghapus, maupun meng-execute) didalam lokasi folder yang sama maupun folder itu sendiri, selama data tersebut tidak sedang digunakan.
Berdasarkan Group atau user names-nya antara lain:
  • Administrator mempunyai hak penuh (Full Control, Modify, Read & Execute List Folder Contens, Read, Write), hak mutlak dan tidak bisa diubah-ubah
  • Power Users, mempunyai hak (Modify, Read & Execute List Folder Contens, Read, Write)
  • Users secara default mempunyai hak (Read & Execute, List Folder Contents, Read, Special Permissions)
Sharing Folder Pada Windows XP sebagai berikut:
Secara default Windows XP menon-aktifkan pilihan untuk sharing and security untuk mengaktifkannya adalah: buka windows explorer, klik pada tombol tools, pilih folder options, pilih tombol view, pada pilihan advanced setting, tarik scrollbar paling bawah, dan hilangkan tanda check pada keterangan "Use simple file sharing (recommended)" dan klik Ok (Gbr.1)
  • Masih pada posisi windows explorer, pilih folder yang akan di share, lalu klik kanan, pilih "Sharing and Security", pilih tombol Sharing, dan klik pada radio button Share this folder (Gbr.2)
  • Klik pada keterangan Share name, jika mau memberikan informasi secukupnya isikan juga pada keterangan Comment (optional) (Gbr.3)
  • Pilih juga User limit pada radio button, maksimal komputer secara bersama-sama mengakses komputer ini sebanyak 10.
  • Klik tombol Permissions, pada window "Permissions for .....(nama folder)" tersedia user everyone pada keterangan Group or user name, dan bisa ditambahkan nama user lain dengan menekan tombol add, lalu klik tombol Advanced, klik tombol Find Now, pilih user yang ada, klik Ok 2x, lalu pada keterangan Permissions for everyone, klik tombol read pada pilihan allow, klik Ok 2x.

Pada Windows Vista
Mengenai pemberian hak dan level sharing folder apakah sebagai Administrator, Power
User, User maupun lainya hampir sama dengan pada windows XP, dan tentu saja
berkaitan dengan komputer yang bertindak sebagai pemberi share dan komputer lain
sebagai pemakai share. Sebagai pemberi share, cara membuat dan mengaktifkan folder
sharenya adalah sebagai berikut:
  • Pastikan pilihan File Sharing dan Public folder sharing sudah aktif, indikatornya “ON” (Start, klik kanan pada Network, keluar sebuah window “Network and Sharing Center”)
  • Langkah selanjutnya adalah Pilih folder yang akan di share (jangan sekali-kali melakukan share pada direktori C atau D
    1. Isikan dan pilih nama pada File Sharing yang tersedia, yang diperlukan bagi komputer lain untuk bisa mengakses komputer tersebut, dengan memilih user-nya dan menekan klik Add, lalu klik Share (tunggu proses sharing item berlangsung)
    2. Terlihat bahwa folder telah berhasil di share dan pada Windows Explorer, indikator folder yang sudah di share ada tanda gambar “dua orang”
    3. Apabila komputer tersebut terpasang antivirus “Symantec”, maka pastikan pada keterangan “ Network Threat Protection” dalam kondisi off

Sebagai pemakai dan yang akan menggunakan folder pada komputer tersebut setelah
di share, yang perlu dilakukan adalah:
  1. Mengetahui identitas komputer tujuan yaitu mengetahui nomor TCP/IP komputer tersebut
  2. Setelah itu, lakukan Start, Run, ketikan \\identitas nomor TCP/IP-nya disamping kata open, lalu klik tombol OK, dan akan terlihat seperti gambar berikut
  3. Isikan nama pada User name dan Password-nya, lalu klik tombol OK,
  4. Jika berhasil maka akan terlihat dan terbaca folder-folder yang sudah pernah di share pada komputer tujuan.
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Reddit

read more

Setting Printer Sharing di Jaringan LAN

0 komentar
www.blog-zone.info
Dalam ulasan kali ini saya akan memaparkan langkah-demi-langkah setting printer agar dapat dipakai oleh beberapa komputer dengan memanfaatkan fasilitas File and Printer Sharing punya Windows. Mungkin bagi sebagian dari Anda tulisan ini sudah tidak relevan lagi, tapi tidak mengapa. Saya sengaja memuat kembali tulisan ini untuk menyediakan referensi bagi rekan yang masih membutuhkan. Terlebih lagi cara ini bisa sangat menghemat penggunaan printer terutama untuk Lab, kantor, rental dan Warnet.
Sebelum memulai langkah berikut saya asumsikan Anda telah menyiapkan jaringan LAN Anda. Masing-masing komputer sudah memiliki IP addres yang tepat dan tergabung daam sebuah workgroup. Di sini saya pakai nama default “WORKGROUP” untuk nama network yang saya gunakan.
Jika Anda masih tertarik untuk menyimak langkah pemilihan kabel dan cara membuat krimping kabel UTP untuk jaringan, silakan klik di sini. Soal topologi jaringan, silakan Anda pilih sendiri sesuai keperluan Anda.
Pada proses printer sharing ini ada dua tahap yang perlu dilakukan sebagai berikut:
Pertama, Membuka Fasilitas Sharing Printer pada komputer Host.
Yang dimaksud dengan komputer host adalah komputer yang memiliki printer. Kalo di rental atau warnet, seringkali komputer host ini disebut sebagai server layanan. Printer yang ada di komputer inilah yang nantinya dibagi dan dipake rame-rame dengan memanfaatkan fasilitas File and Printer Sharing Windows. Namun ada baiknya Anda pastikan terlebih dahulu bahwa driver printer sudah terinstall dan dapat berjalan dengan baik.
Selanjutnya lakukan langkah berikut:
  1. Buka Control Panel > Printer and Faxes, klik kanan pada Printer Anda > Pilih Sharing. Dalam contoh ini saya pakai printer HP Deskjet 4300 Series.
    sharing-printer1
  2. Selanjutnya akan muncul Tab Sharing Properties seperti di bawah ini. Pastikan Anda memilih Checkbox Share this printer, Beri nama sesuka Anda dan akhiri dengan klik OK. Jika ada permintaan CD Windows, atau konfirmasi dari printer sharing, pilih “Just Enable File and Printer Sharing” dan Klik OK.
    sharing-printer2
Sampai di sini setting komputer host sudah selesai.
Selanjutnya Tahap kedua, yakni Setting Printer di komputer klien. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Buka Control Panel > Printer and Faxes > Pada tab di sebelah kiri pilih Add a Printer. Lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
    sharing-printer3
  2. Selanjutnya akan terbuka Add Printer Wizard, Klik Next
    sharing-printer4
  3. Pilih tipe printer yang akan digunakan, pastikan Anda memilih Network Printer > Next
    sharing-printer5
  4. Browse printer pada jaringan Anda, pastikan Anda tidak salah alamat :) akhiri dengan Next
    sharing-printer6
  5. Komputer akan mengkonfirmasi apakah Printer Jaringan ini akan dijadikan Printer Utama? Pilih sesuai kebutuhan. Saya menyarankan Anda pilih Yes > Next
    sharing-printer7
  6. Akhiri Wizard dengan klik Finish.
    sharing-printer8
That’s it. Anda sudah berhasil mengkoneksikan komputer klien ke printer jaringan. Berikutnya, silakan Anda print sebuah dokumen dari komputer klien menggunakan printer yang baru saja Anda setting. Semoga berhasil!

Referensi : http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-sharing-printer-di-jaringan/
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Reddit

read more

Friday, March 4, 2011

Setting IP address di Windows XP

Friday, March 4, 2011
0 komentar
www.blog-zone.info

Setting IP address di Windows XP

Setting IP address di windows XP sangat mudah untuk dilakukan, karena windows sudah menyediakan fasilitas GUI (Graphical User Interface) untuk mengubah alamat IP. Berikut ini langkah langkahnya.
  1. buka control panel
  2. pilih network and internet connections
  3. pilih network connections
  4. lalu pilih local area connection (LAN)
  5. maka akan muncul tampilan berikut ini
Setting IP
Untuk melihat alamat IP komputer klik tab “support”
Untuk mengubah alamat IP klik tombol “properties”, maka akan muncul tampilan seperti ini
Setting IP Address
centang bagian “show icon notification area when connected” tujuannya supaya muncul icon di sebelah pojok kanan taskbar windows pada waktu komputer anda terkoneksi ke jaringan. Icon ini mempermudah dalam mengakses network properties. Seperti ini tampilan icon tersebut.
Network Status
Untuk mengubah alamat IP pilih Internet Protocol ( TCP/IP ) kemudian klik tombol properties maka akan muncul tampilan berikut.
IP Configuration
Opsi “Obtain IP address automatically” dipakai jika dalam jaringan anda terdapat DHCP server. Apa itu DHCP server ? DHCP adalah metode pemberian alamat IP secara otomatis. Untuk mensetting IP secara manual pilih opsi “use the following IP address” , disini anda bisa mengisikan IP Address, subnet mask, serta default gateway yang ingin dipakai. Sebagai contoh jika anda ingin menghubungkan 2 buah komputer (peer to peer) maka anda bisa menggunakan konfigurasi sebagai berikut :
komputer 1
IP address : 192.168.0.1
subnet mask : 255.255.255.0
komputer 2
IP address : 192.168.0.2
subnet mask : 255.255.255.0
Untuk isian “default gateway” sebaiknya anda kosongkan saja.
Nah, sekarang untuk mengecek apakah komputer anda sudah terhubung dengan benar ke jaringan lakukan perintah PING. Perintah PING digunakan untuk mengecek keberadaan suatu host di jaringan apakah hidup atau mati. Untuk melakukan perintah PING, pertama buka command prompt lalu ketikan PING .
Misalkan IP komputer anda adalah 192.168.0.1 dan anda ingin mengecek keberadaan host dengan IP 192.168.0.2 maka anda ketikan PING 192.168.0.2 . Jika ada “reply” atau balasan dari 192.168.0.2 berarti sudah anda terhubung dengan benar, tetapi bila yang muncul “request time out” atau “destination unreachable” berarti koneksi belum benar.

Referensi : http://www.kadekbagus.com/setting-ip-address-di-windows-xp.html
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Reddit

read more
 

Recent Posts

Komentar